Saturday, September 8, 2018

Review : Pertamakali Nyobain BB Glow Treatment

11:09 AM 2 Comments

Hai – hai… siapa yang punya masalah bekas jerawat yang tidak kunjung hilang sepertiku?? Setelah beberapa bulan kemarin sibuk dengan jerawat dan syukur banget itu sudah berakhir, sekarang masalah yang aku hadapi adalah bekas jerawat berwarna coklat dan merah, untungnya sih gak ada bopeng, aku bersyukur banget padahal sering mencet jerawat.

Sebenarnya bekas jerawat itu bisa sih ditutupin pakai base makeup beres, tapi yah karena aku orangnya tidak terlalu suka pakai karena berasa berat walaupun hanya pakai cc cream saja, aku biasanya hanya menggunakan sunscreen. Tapi karena bekas jerawat ini membuat aku sedikit risih jika hanya menggunakan sunscreen, pakai base makeup tiap saat juga takut jerawat muncul.


Terus waktu buka instagram tiba – tiba ada muncul kontent berbayar soal treatment bb glow dan itu letaknya dikota aku. Agak tertarik dan liat before afternya, ko pada bagus ya, aku coba cari cari review orang – orang yang pernah coba bb glow, terus mampir ke forum female daily juga. Dan akhirnya aku memutuskan untuk mencoba bb glow, kebetulan harganya juga sesuai dengan kantongku. Oh iya buat yang belom tau, bb glow treatment adalah  tindakan memasukkan serum berpigmen, serupa dengan warna pada Blemish Balm atau Foundation ke dalam lapisan epidermis (luar) wajah menggunakan dermapen dengan jarum berukuran sangat kecil memiliki jumlah yang lebih rapat dan banyak.



Aku pertamanya mikir kalo bb glow treatment ini memasukkan bedak cair atau foundation kedalam kulit, dan mikir apa gak komedoan tuh wajah ditanamin foundation? Ternyata yang dipake itu adalah serum khusus yang memang memiliki pigmen warna seperti foundation tapi jenisnya bukan make up. Serum tersebut merupakan jenis serum yang gunanya tidak hanya memberi warna tapi juga menutrisi kulit wajah agar terawat dan sehat.

Hari ini aku akan share ke kalian bagaimana pengalaman aku waktu mencoba treatment bb glow, dan aku akan tunjukkan before – after treatment bb glow. Aku mau disclaimer dulu, kalau semua ini adalah murni pengalaman yang aku rasakan, aku tidak dibayar aku pakai uang sendiri J


Aku datang ketempat ownernya itu sekitar jam 1 siang naik motor kesayangan J sampe disana aku liat tempatnya bersih dan nyaman, ownernya juga ramah kalo ditanya tanya gitu enak gak judes. Pertama itu wajah kita dibersihkan menggunakan milk clenaser, aku liat kemarin itu ownernya pakai rangkaian skincare Nu Skin, setelah di bersihkan dengan milk cleanser terus di scrub pelan gitu, lalu di kasih cream diratain sampe leher dan daerah pundak dipijet pijet enak banget sampe ketiduran akunya saking enaknya.

Setelah dipijat, wajah kita diseka pakai wash lap terus dipakein peeling gel, aku sempat pegang hidung waktu ownernya gak liat, ya Ampun hidung aku yang awalnya kasar jadi halus banget padahal baru awal – awal. Setelah itu komedo kita dikeluarkan pakai pinset komedo, aku tanya kenapa dikeluarin dulu komedonya? Kata ownernya sih biar bersih wajahnya makin halus dan mengurangi resiko komedo berubah menjadi jerawat ketika kena jarum.

Aku pikir, mampus dah wajahku dipencet pencet udah siap siap bakal kesakitan ternyata gak ada sakitnya sama sekali, terus aku bilang ke ownernya tumben gak sakit? Padahal aku biasanya ditempat lain sakit banget. Terus ownernya liatin gimana bentuk pinsetnya biar gak sakit (liat gambar), kata ownernya ditekan sedikit aja komedo udah pada keluar.

Pinset Komedo yang Digunakan

Setelah pencet – pencet komedo selesai, wajah aku ditempelin kapas yang udah dikasih toner di diamkan sekitar 10-15 menit gitu. Nah setelah itu tibalah waktunya eksekusi… eit eit tenang jangan tegang dulu karena ini sama sekali gak berasa sakit. Cuma ada rasa getar getar gitu aja dan bunyi drett… drett… muter muter di wajah kasih serum terus muter muter lagi, bagian pertama itu adalah dahi, baru pipi lalu bagian dagu lalu diulang lagi kebagian dahi dan ditambah serum lagi, 2 kali balik gitu dan 2 kali dikasih serum. Bagian dahi itu paling lama karena bagain dahiku banyak bekas jerawat dan terasa kasar. Gak ada sakit sama sekali gak berdarah juga, padahal pas aku liat jarumnya ih banyak banget rapat lagi.

Setelah ditusuk – tusuk (?) gak tau nyebutnya apa, serumnya didiamkan aja engga dibersihkan terus dikasih sheet mask, waktu itu aku bawa Sheet Mask sendiri yaitu Etude House 0.2mm Snail, karena aku khawatir tidak cocok dengan sheet mask yang dipakai ownernya. Sheet Mask dimasukin ke kulkas dulu dan rasanya sangat sangat dingin, waktu itu pakai sheet mask sekitar 30 menit mungkin, aku ketiduran soalnya ehehehe, setelah sheet mask dilepas wajah kita kembali dipijat terus dilap pakai tisu terus dikasih face oil dan kemudian dipijat lagi biar meresap. Inilah kenapa foto – foto before after yang aku liat kenapa jadi auto glow gitu ternyata pakai face oil toh.



Ownenya pesan kalau kita gak boleh kena air minimal 8 jam, terus kalo jalan pakai masker. Pertama kali habis treatment itu aku liat wajahku dispion motor, wajahku kaya ngedempul gitu warnanya efek serum tadikan dalam hati kaya ih ko gini sih, becek becek karena face oil lagi, tapi komedo aku gak ada hidung dan sekitar hidung jadi mulus banget bersih. Terus sampe rumah aku liat ada kaya debu gitu nempel dibawah mata karena aku naik motor kan, padahal udah pake masker. Kalo kalian mau coba Treatment BB Glow mending naik mobil aja deh biar gak kotor. Dirumah aku sudah pengen banget cuci muka tapi aku tahan – tahanin dan aku lap pakai tisu kering aja. Sekitar jam 12 malam, aku baru cuci muka dan pakai skincare kaya biasa.

Besoknya, warna wajahku tidak ngedempul lagi warnanya sudah menyatu kaya cerah gitu, bekas jerawat jadi samar – samar. Hari ketiga wajah aku dibagian dahi dan dagu berasa kasar kaya mau ngelupas halus gitu, aku banyakin pakai hydrating toner aja, aku tanya ke ownernya, kata dia sih prosesnya memang seperti itu. Hari keempat waktu pagi hari setelah cuci muka aku liat wajah aku teksturnya rata banget licin gitu, halus juga! suka banget aku tuh… pada hari ketujuh bekas jerawat aku jadi pada pudar gitu loh guys. Padahal kata orang orang kalo mau cobain bb glow treatment jangan pakai krim dokter selama seminggu biar hasilnya ada, tapi aku tetap pakai gak masalah tuh.

foto before diambil pada post acne story,
pencahayaan berbeda, fokus ke bintik hitamnya saja
foto diambil menggunakan kamera belakang xiomi redmi note 5 pro

Baca Juga : My Acne Story



Jadi kesimpulannya aku suka dengan BB glow Treatment karena hasilnya ada dan nyata, akan aku liatin sampe sebulan apakah hasilnya bertahan atau sementara aja, kalo hasilnya OK, aku akan kembali melakukan treatment dan akan aku update disini. Tapi meskipun hasilnya bagus tetap harus dirawat dengan skincare yang biasanya dipake jangan bergantung sama ini treatment aja.

Bagaimana guys, apakah ada yang tertarik untuk mencobanya juga? Atau sudah ada yang pernah coba? Share juga dong gimana pengalaman dan hasilnya dikalian.

Sunday, August 26, 2018

Skincare Routine : Minimal Skincare for Combination Skin

7:00 AM 4 Comments



Hai hai selamat datang, kemarin udah bahas acne story dan sekarang kondisi wajah aku sudah membaik berkat menerapkan minimal skincare atau bisa disebut dengan basic skincare. Aku mengetahui minimal skincare ini awalnya dari instagram mrsdelonika, dia cerita memiliki jerawat yang tak kunjung sembuh padahal sudah pakai obat jerawat, spot treatment, aha-bha dll untuk mengatasi jerawat tapi jerawatnya tambah meradang, lalu dia juga cerita jerawatnya kalem setelah melakukan minimal skincare. Silahkan kunjungi instagram mrsdelonika karena dia sering banget membagi pengetahuan seputar skincare di insta story dia.


Skincare yang aku pakai dalam 2 bulan terakhir lebih sedikit dibandingkan skincare aku pada bulan april kemaren (baca disini), tapi produk yang dipakai juga cuma beberapa yang berubah.



Dipagi hari, aku Cuma memakai 2 buah skincare hehe beneran minimal bukan?
Bagi kalian yang belom tau aku memang udah beberapa bulan tidak memakai facewash pada pagi hari, bilas wajah dengan air yang mengalir dan sangat sangat membantu membuat jerawat aku kalem, seriusan gak bohong, aku hanya memakai Hydrating toner dan Sunscreen aja. Hydrating toner membantu menambah kadar air dibawah permukaan kulit, bagi kulit yang berminyak tidak perlu khawatir karena menambah kadar air tidak sama dengan menambah kadar minyak dibawah permukaan kulit.

Untuk Hydaring toner, aku pakai Hadalabo Shirojyun Ultimate Lotion. Aku suka karena dia menjaga kulit aku lembab dan supple, karena kulit aku itu dehidrasi efek dari penggunaan obat jerawat, Hadalabo Shirojyun Ultimate Lotion juga mengandung alpha arbutin yang berguna untuk mencerahkan dan mengurangi flek hitam, dan memang bekas jerawat aku agak pudar. Terakhir pakai sunscreen, ingat sunscreen itu sangat penting meskipun wajah lagi jerawatan jangan pernah skip sunscreen, karena dia melindungi kulit dari sinar matahari yang jahat. Aku tidak menggunakan Moisturizer karena sunscreen yang aku pakai sudah cukup lembab.

Next ke skincare yang dipakai malam hari, skincare yang dipakai ada 4 aja tidak sebanyak bulan april kemarin.

Yap bisa kalian liat pada gambar diatas produk apa aja yang aku pakai, pada malam hari aku juga tidak menggunakan facewash ini ikut ikutan kakak aku yang tidak menggunakan facewash, dia pakai milk cleansera aja untuk membersihkan wajah. Awalnya pagi aja gak pakai facewash tapi sekarang malam juga tidak pakai, aku menghilangkan facewash dari hidupku hoho lumayan kan tidak beli facewash lagi.

Pertama aku menggunakan Milk Cleanser, btw aku juga tidak menggunakan kapas langsung bilas pakai air aja sampai tidak ada rasa licin, tapi jika aku pakai base makeup, aku memakai milk cleanser 2 kali. Karena aku jerawatan jadi aku meminimalkan gesekan dikulitku agar jerawatku tidak radang, kalau kalian punya jerawat yang selalu muncul coba deh kurangi penggunaan kapas. Meskipun tidak pakai facewash dan tidak pakai kapas, dikulitku sih ok – ok aja dan tetap bersih, karena aku udah coba test usap kembali menggunakan micellar water dan cosrx aha/bha clarifying toner, hasilnya tidak ada debu ataupun kotoran yang tertinggal, kapasnya tetap putih. Asal cucinya sampe benar benar bersih, dan saran aku jangan ikut – ikutan tidak pakai facewash pada malam hari apa lagi bagi kalian yang pakai makeup, cukup dipagi hari aja tidak pakai facewash.

Kedua aku pakai Hadalabo Shirojyun Ultimate Lotion lagi, karena habis cuci muka, wajah berasa kering dan harus dikembalikan kadar air yang hilang. Menurut aku hydrating toner ini sangat membantu menyeimbangkan kadar air pada kulit, dengan bertambahnya kadar air dibawah kulit, kulit kita tidak akan mengeluarkan minyak berlebih yang bisa saja menyebabkan jerawat.

Ketiga aku pakai Theraskin Acne Cream kecintaan aku, dia sangat sangat berjasa dalam menyembuhkan jerawatku, dia mengandung BHA dan tea tree ekstrak. Pakainya keseluruh wajah tipis – tipis aja, jangan Cuma di totol-totol kejerawatnya aja, begitu sih instruksi dalam kemasannya, btw dia juga bisa dipakai pada malam dan pagi hari. Tapi sebenarnya dia agak membuat wajah kering, makanya hydrating toner itu penting.

Keempat aku menggunakan sleeping mask setiap hari untuk mengunci semua skincare aku, tapi tipis – tipis aja biar hemat aja sih sebenarnya. Aku pakai Laneige Water Sleeping Mask, aku suka efek cerah waktu bangun pagi, kulit berasa ada cahayanya gitu.

Gampangkan skincare aku, simple dan hasilnya ok dikulit aku, selain skincare yang aku pakai setiap hari, aku juga ada skincare mingguan yang aku pakai ganti – gantian.



Produk diatas adalah skincare yang paling sering aku gunakan bulan – bulan ini. Sama kaya bulan sebelumnya aku masih mengguanakan Freeman Cucumber + Pink Salt, aku sering pakai karena pengen cepat habis aja hehe.

Aku juga pakai Garnier Yoghurt Sleeping Mask, tapi aku menguunakannya dengan cara unik hehe, yaitu aku totolin pada bekas jerawat aja pakainya juga 3 kali seminggu aja, dan bekas jerawat aku cepat banget memudarnya. Kenapa aku tidak pakai keseluruh wajah dan tidak pakai tiap hari? Karena kan aku udah pakai Laneige, terus kalo aku pakai tiap hari wajah aku jadi terang banget dan warnanya beda dengan leher aku, padahal pakainya sampai leher.

Nah kali ini adalah kecintaanku, yaitu Naruko produk dari Taiwan, aku mendapatkannya dari giveaway tambah senangkan dapat produk gratis terus cocok pake banget lagi, alangkah bahagianya hidup ini. Yang pertama ada Naruko Tea Tree Purifying Clay Mask & Cleanser in 1 pakainya maksimal 2 kali dalam seminggu, aku udah pernah review (baca disini).

Kedua ada Naruko Tea Tree Shine Controls & Blemish Clear Mask, ini adalah sheet mask tapi ini ok banget bukan sheet mask biasa yang sekedar lembab doang. Tapi dia juga benar – benar membuat jerawat aku mengecil, kemerahan hilang, wajah jadi cerah bahkan bertahan sampai 4 hari, bikin base makeup jadi flawless banget. Harganya memang agak lebih mahal dari pada sheet mask korea pada umumnya, tapi dia tidak mengecewakan sesuai dengan claim mereka, aku pakainya 1 kali seminggu aja.

Awalnya itu aku pikir tidak cocok dengan skincare mengandung tea tree karena dulu pakai The B*dy Sh*p malah jadi breakout tapi sejak pakai Theraskin dan Naruko yang sama menggunakan tea tree kulitku jadi bagus.

Jadi guys untuk yang jearawan kaya aku, cobain deh minimal skincare atau basic skincare (cleansing, toner, moisturizer, protection) istiqamah dalam melakukan basic skincare, liat dalam sebulan hasilnya, lupakan dulu soal exfo toner, serum dll, nanti kalau kulitnya udah membaik baru pakai serum lagi. Fokus ke produk yang hydating jangan pakai produk yang menghilangkan minyak nanti kulitnya stress. Akhirnya udah selesai jelasin produk yang aku pakai, semoga membantu. Jika skincare yang aku pakai sama dengan yang kamu pakai, komen ya! atau yang udah nerapin minimal skincare silahkan saling sharing.

Much Love,
Marlina Hidayati

Wednesday, August 15, 2018

My Acne Story : Perjuangan Melawan Jerawat

2:51 PM 3 Comments
Hai guys aku kembali lagi, kemarin pada post sebelumnya aku udah cerita soal awal mula aku jerawatan, karena udah panjang banget jadi aku sambung kesini aja. Untuk yang belom baca silahkan baca ya…(link)


Pada part 2 ini aku akan bahas macam – macam cara aku memberantas jerawat. Post bakal agak panjang dan memiliki foto yang tidak enak dilihat. Aku sempat sembuh sesaat, mau tau skincare apa aja yang aku gunakan? Silahkan baca (disini)

Saat jerawat bruntusan kembali bermunculan, aku mencoba toner cuka apel dan Nature Republic Aloevera 92% Soothing gel karena liat liat di Youtube pada heboh dengan dua produk itu, ada sedikit perubahan tapi kulit aku jadi dehidrasi parah padahal sudah pakai hydrating toner. Huft emang ya kulit aku ini tidak terlalu cocok dengan skincare hits.

hasil pemakaian cuka apel + NR

Aku mulai tambah sedih karena tiba – tiba aja bruntusan didahi menjadi radang karena tidak cocok dengan air di suatu daerah, tambah tidak percaya diri, tapi pacar aku selalu nyemangatin aku selalu bilang tidak papa, dia selalu memuji kalau kulitku tiap minggunya ada perubahan kearah yang lebih baik, dan dia kembali mengajak aku kedokter spkk yang berbeda dari sebelumnya. Waktu berobat kedokter spkk itu aku dikasih produk Theraskin dan aku cocok, dahi aku tidak merah dan meradang lagi walaupun teksture-nya belom halus sepenuhnya.


hasil pemakaian Theraskin

Waktu pakai Theraskin, jerawat bagian pipi dan dagu sudah tidak tumbuh lagi, bagian dahi sampai sekarang masih sering di tumbuhi jerawat karena masih ada jerawat dibawah permukaan kulit. Karena Theraskin ini ada kandungan BHA, makanya jerawat yang ada dipermukaan kulit tumbuh dulu baru sembuh, istilahnya purging.

Baca Juga : Breakout VS Purging

Untuk bekas – bekas jerawat aku memakai tomat beku sekali sehari pada wajah kemudian didiamkan sekitar 20 menit, bekas jerawat jadi memudar, tidak lupa pakai sunscreen tiap hari meskipun cuma dirumah aja, wajib banget melindungi dari sinar matahari, sunscreen juga membantu dalam masa pemulihan skin barier. Kata dokter spkk kemarin, sebelum memakai skincare yang mengandung AHA atau BHA dalam mengatasi jerawat, kita diwajibkan mencari sunscreen yang cocok, karena skincare yang mengandung AHA atau BHA sangan sensitif pada matahari, dan bisa menyebabkan kulit tambah iritasi jika tidak pakai sunscreen. Heem sepenting itu guys sunscreen.







Oh iya selain pakai tomat beku dalam menghilangkan jerawat aku juga pakai Garnier Yoghurt Sleeping Mask karena agak ribet dan malas juga pakai tomat beku setiap hari. Garnier Yoghurt Sleeping Mask di totol – totol aja pada bagian yang memiliki bekas jerawat.




Foto diatas adalah kondisi kulitku sekarang, jika ada yang mikir itu satu sisi aja, coba perhatikan baik – baik pada bagain telinga dan sudut bibir, di sana ada tai lalat yang membedakan kanan dan kiri hehe. Kulitku sekarang menjadi jauh lebih baik, pipi aku sudah halus, pada bagian dahi masih agak bruntusan tapi sedikit banget. Entah kenapa bekas jerawat pada bagian dahi itu sulit banget hilangnya, kalau bagian pipi lumayan cepat hilangnya. 


Menurut aku jerawat ini mereda karena aku sudah menyelesaikan Tugas Akhir untuk lulus D3 karena bebanku berasa jauh lebih berkurang, tidur aku sudah teratur dan sudah lumayan nyenyak, memang ya pikiran dan hormon itu sangat berpengaruh, aku yakin teman teman tekniku juga mengalami kurang tidur dan stress tapi mereka tidak jerawatan sepertiku. Lemah sekali diriku bahkan daya tahan tubuhku jadi melemah ditamabah selama 2 bulan aku sering flu sembuhnya cuma 2-3 hari lalu flu lagi, 2 kali menghabiskan paket antibiotik untuk flu aja. Btw aku mengalami jerawat agak parah ini dimulai dari september 2017 sampai sekarang agustus 2018, dua semester penuh. 

Samapai sekarang aku masih memakai Theraskin tapi ditambah dengan beberapa produk otc dan minum suplemen ektrak kulit manggis sekali sehari. Nanti aku bikin update skincare routine dan post produk apa aja yang tidak cocok atau tidak bekerja dengan baik di kulitku.

Jika kalian masih bermasalah dengan jerawat, cobalah untuk berdamai dengan diri sendiri. Berdamai dengan diri sendiri ini memang agak susah, hindari stress dengan menghindari cermin, bercerminlah waktu saat pakai skincare dan pakai baju saja dan setiap aku bercermin aku selalu bilang dalam hati kalau aku cantik dengan jerawat ataupun tidak, semangati diri sendiri, jika bukan diri kalian yang mencintai diri sendiri dan kasih semangat, siapa lagi. 

Selalu sabar menghadapi cibiran orang – orang, selalu sabar dalam memakai suatu produk, selama produk itu tidak menambah masalah baru terusin aja. Bijaklah dalam mengambil saran soal mengatasi jerawat, kenali kulitmu sendiri jangan telan mentah – mentah saran di internet mengingat kondisi kulit setiap orang berbeda. Jika kondisi kulit kalian tambah buruk dan kalian tidak tau harus bagaimana, segeralah ke dokter spkk jangan kedokter kecantikan atau klinik kecantikan, karena kadang klinik kecantikan itu cuma dokter umum yang belajar estitika.

Udah sampai sini aja guys pertemuan kita, semoga membantu kalian. See you again 

My Acne Story : Awal Mula Jerawatan

9:34 AM 5 Comments
Hai teman teman… aku mau cerita soal jerawat aku, ehehe jerawat aja punya cerita… dalam post kali ini bakal lebih panjang dari post biasanya dan mungkin bakalan dibagi dalam beberapa part, aku akan cerita awal mula aku jerawatan sampai dengan sekarang, my skin look like better. Dalam post ini juga akan aku tunjukin bagaimana jerawat yang aku alami, jadi aku sarankan kalau kalian merasa tidak nyaman dengan kontent ini jangan dibaca, kalau mau baca pun disarankan tidak sambil makan hehe. Foto – foto bakalan watermark super lebay karena untuk menghindari pencurian foto dan disalah gunakan oleh pihak tertentu.


Ok langsung saja, aku itu mulai berjerawat pada kelas 6 SD dibagian dahi mulai saat itu aku udah coba pakai sabun batang lifebouy buat wajah + badan, maklum namanya juga anak – anak. Saat SMP aku mengalami muncul jerawat waktu haid saja. Pada saat masuk SMA jerawatku muncul lagi tidak terlalu banyak masih bisa di kontrol, dan saat itu aku mengobatinya dengan krim dokter punya kakak aku, kakak aku perawatan di dokter spkk jadi aku minta sedikit buat totol jerawat aja, alhasil sembuh. Setelah itu aku hanya mengalami jerawat dalam sebulan 2-3 biji aja, tidak berarti apa – apa karena saat itu aku sudah rajin merawat wajahku.


Skincare yang aku pakai waktu SMA adalah Viva Milk Cleanser Timun, Garnier Light Complite Facial Foam, Secret Key Starting Treatment Essence kecintaanku, dan Garnier Light Complite Night Cream ok banget buat cerahin wajah yang belang karena panas – panasan.


Next, pada saat kuliah dari semester 1- 4 jerawat aku masih normal, sama aja kaya waktu SMA gak ada jerawat yang berarti. Tapi waktu semester 5, aku PKL atau magang + ngerjakan laporanya jerawat aku pada mulai muncul membuat aku khawatir dan mulai situ lah aku jadi kecentilan coba-coba bikin diy masker atau coba-coba beli masker yang udah jadi. Dan yang bikin gak habis pikir aku pakainya tiap hari… gimana gak rusak tuh kulit kalau makainya berlebihan. Dari situ aku stop sebagian skincare aku, tidak pakai masker masker bla bla lagi, Cuma pakai first cleanser dan facewash aja selama seminggu alhasil jerawat mereda tapi meninggalkan bekas hitam.

Setelah itu kan ada seminar hasil magang, duh aku mulai kurang tidur, begadang saat itu karena mengerjakan laporan yang tidak kunjung acc padahal biasanya jam 9 malam aku sudah tidur, setelah seminar hasil magang tidak sampai di situ teman-teman, aku harus memikirkan dan merancang tugas akhirku disitu aku sudah mulai stress, rambut aku jadi rontok parah, sampai pitak dan jerawatku pada muncul lagi tambah stress aku.


Jerawat yang tinggal bekasnya aja malah muncul jerawat lagi, dan pada saat itu aku liat di instagram ada serum Natural Pacific sekarang namanya berubah menjadi Nacific, aku pakai Fresh Herb Orgin Serum waktu di pakai asli cekit cekit, bekas jerawat memang cepat hilang tapi jerawatku terus terusan numbuh, aku pikir purgingkan jadi terus aja dipakai, ini adalah kesalahan terbesarku.

jerawat keluar karena nacific
Ternyata aku tidak cocok, karena bulan juli aku mencobanya kembali baru dipakai 2 jam wajahku muncul 3 buah spot merah. Aku liat di ig @belindaap ada beberapa ekstrak tumbuhan yang bisa mengiritasi pada beberapa orang, didalam serum Nacific Fresh Herb Orgin Serum ini banyak sekali ekstrak tumbuhannya mungkin karena itu aku tidak cocok.



Kesalahan kedua aku adalah makan sembarangan, kulit aku sudah tidak bagus tapi aku makannya sembarangan. Aku makan kepiting, padahal aku sadar kalau alergi sama kepiting, aku mikirnya gak papa toh cuma sedikit aja. Tapi ternyata guys aku alergi parah, gatel, merah, bengkak, muncul bintik bintik dekat mulut selama 3 hari, dan bintik itu menimbulkan bekas lagi… ahh suram banget hidupku.

alergi kepiting
Setelah kesalahan kedua, aku belom kapok dan masih mengulang kesalahan kesalahan yang sama, tau gak guys aku pakai masker kefir 2 kali sehari dan itu setiap hari, membuat skin barierku tambahah rusak, karena dulu aku pakai masker kefir baik baik aja, niat mau mulus malah kantong yang jebol. Seharusnya aku tidak menggunakan suatu produk secara berlebihan.

over eksfoliated
Dan sejak itu aku sudah berusaha pakai skincare otc, skincare korea sampai ke dokter spkk jerawat aku kadang membaik kadang memburuk. Kulitku tidak stabil, hari ini membaik besok belom tentu tetap baik.

kondisi kulit dalam beberapa bulan tahun 2017 - 2018
Aku jadi sedih, makin tidak percaya diri, lebih sensitif dari pada biasanya, tiap ketemu keluarga, teman pasti yang di bahas adalah jerawat dan kemudian bilang pakai ini bla bla bla, masih bisa di tahan tapi ada juga yang bilang aku malas cuci muka, padahal orang yang jerawatan itu lebih sangat memperhatikan kulitnya, sudah mencoba ini itu sampai berobat kedokter tapi tidak selalu ngefek dan berjalan mulus, sudah menjaga makanan, mengganti sprei tiap 2 hari sekali, keringin wajah pakai tisu atau pakai tangan aja di tepuk – tepuk.

Aku sempat khawatir berlebihan soal kebersihan tangan, bentar – bentar aku cuci tangan, kalau tidak ada air aku lap pakai tisu basah,  karena takut tangannya kotor dan tanpa sadar menyentuh wajah, pakai masker buat melindungi debu seharian penuh bahkan saat tidur.

Jadi guys please banget kalau punya teman lagi jerawatan jangan pernah nyinggung – nyinggung mereka atau saranin ini itu dan sok tau sampai klaim mereka jorok. Tanpa kalian kasih tau kami sadar ko kalau wajah kami itu jerawatan karena kami lebih tau tentang kulit kami sendiri, memang terdengar baik menyarankan ini itu, tapi saran – saran itu tidak jarang sudah kami coba dan tidak berguna bagi kami. Jadi baiknya kasih mereka saran jika dia minta saran aja. Please perlakukan kami layaknya manusia normal aja.





Monday, July 30, 2018

Amankah Mukka Cosmetics ??

5:41 PM 3 Comments
Hai - hai... akhirnya bisa nulis blog lagi, setelah kemarin sibuk dengan Tugas Akhir dan Revisinya...
Hari ini kita akan kenalan sekaligus bahas produk Mukka Cosmetics.

pict from : Ghina Aulia Megaputri Blog
Mukka Cosmetics ini sebenarnya sudah ada di Indonesia pada tahun 2004, bisa dibilang cukup lama.
Profil Mukka Cosmetics.

Aku biasanya liat Mukka Cosmetics ini ditoko kosmetik atau toko aksesoris, bentuknya unik - unik dan lucu, suka gemas kalo liatnya. Semua kosmetik dari Mukka harganya bisa dibilang murah, range nya dari 8.000 sampai 150.000an. 

Beberapa produk yang dimiliki Mukka Kosmetik antara lain, Lip Balm, Lip Gloss, Lipstick, Mini Lipstick, Eyeshadow Palette, Makeup Kit, Bedak, Blush On, Maskara, Eyeliner, Pensil Alis, Eyelashes, Nail Polish, dan Nail Polish Remover. Lengkap banget kan.. Aku kebetulan baru coba  Nail Polish dan Pensil alisnya aja.


yang biasanya bikin mata aku lirik lirik Mukka Cosmetics itu karena eyeshadownya yang sangat lucu dan harganya murah, tapi belom kesampaian untuk beli, BTW packaging-nya mirip La Girl yah, emm aku tidak mau berkomentar banyak soal yang mirip mirip ini nanti kena semprot lagih...

Nah kebetulan teman aku pada tanya Mukka Cosmetics aman gak? menurut aku sih aman - aman aja, selama ada nomer BPOM-nya. Bisa dilihatkan pada websitenya Mukka kalau mereka sudah memiliki sertifikat GMPC dan sertifikat BPOM.

Emmm tapi ada sih beberapa produk dari Mukka Cosmetics yang disita oleh BPOM karena mengandung pewarna merah K10 pada tahun 2015.

pict form CNN Indonesia
Menurut portal berita CNN Indonesia dengan judul BPOM Rilis 30 Jenis Kosmetik berbahaya (baca disini) Beriku list produknya :

1. Mukka 12 Colors Eye mengandung pewarna merah K10
2. Mukka Blush On 02 mengandung pewarna merah K10
3. Mukka Blush On 03 mengandung pewarna merah K10
4. Mukka 6 colors eyes shadow 01 mengandung pewarna merah K10
5. Mukka Blush on 01 mengandung pewarna merah K10
6. Mukka Blush On 04 mengandung pewarna merah K10
7. Mukka Lip Gloss 05 mengandung pewarna merah K10
8. Mukka Lip Gloss 09 mengandung pewarna merah K10
9. Mukka Eyepallete mengandung pewarna merah K10
10. Mukka Lip Gloss 10 mengandungt pewarna merah K10
11. Mukka 6 Colors Eyeshadow 02 mengandung pewarna merah K10

Total ada 11 yang disita oleh BPOM pada tahun 2015, karena mengandung pewarna merah K10. Menurut BPOM pewarna merah K3 dan pewarna merah K10 (rodamin B) memiliki sifat karsinogenik dan dapat menimbulkan gangguan fungsi hati dan kanker hati (baca disini), karena itulah kenapa dilarang oleh BPOM.


Pada tahun 2017 aku liat di instagramnya BPOM (@bpom_ri) ada pemberitahuan Mukka Lip Balm 02 mengandung pewarna merah K10 lagi. Jadi kalau mau beli Mukka Cosmetics ini pastikan cek no BPOMnya dulu ya di websitenya bpom apakah masih kedaftar atau tidak :v aku tidak bilang Mukka Cosmetics bahaya yah, jadi jangan ngamuk ngamuk ke aku, aku cuma repost yang dari BPOM ko. Pelajaran yang aku dapat dari post Bioaqua dan Rorec kemaren jangan judge dari packaging dan keciduknya karena hal belom pasti, katanya sih begitu sist... :v

Baca Juga : Bioaqua Abal ??
Baca Juga : Rorec Abal ??

Terimakasih udah berkunjung.
Marlina Hidayati








Monday, July 9, 2018

Rorec Produk Abal??

6:00 PM

Setelah kemarin aku ada menulis tentang produk BioAqua ternayata masih banyak yang penasaran dengan salah satu brand kosmetik asal China juga yaitu Rorec. Info yang aku dapatkan sangat minim, mereka memiliki pusat penjualan di alibaba.com

Rorec ini satu pabrik dengan BioAqua dan Images, soal pabrik mereka yang namanya GuangZhou OBO Kosmetik Co, Ltd sudah pernah aku bahas di post BioAqua yah.. 

Baca Juga : Bioaqua Abal?? 

Kalau ada yang mencak – mencak kepanasan soal post aku kali ini aku minta maaf karena aku Cuma ingin berbagi informasi yang aku dapat, ada juga tuh yang claim kalau yang harganya murah itu palsu alias KW, padahal mau murah maupun mahal sama aja, memang kenyataannya murah bisa dilihat di alibaba.com atau aliExpress.com harganya kalau tidak percaya. 

Kalau ditanya ini produk asli? Iya asli. Produk asal mana? Dari China. Ada Palsunya? Tidak ada. Apakah barang abal – abal ? nah untuk ini aku tidak mau menjawab, aku akan menunjukkan sesuatu dan silahkan kalian putuskan sendiri. 

Platform mereka di alibaba.com juga sangat minim info dan kurang informatif terhadap produk yang mereka buat.
Aku ambil contoh misalnya sheet mask yang mirip punya Papa Recepie ini ingredient di alibaba.com hanyalah Glycerin, Hyaluronic acid, honey cuma seperti itu saja. padahal kita dapat info mereka cuma di alibaba.com saja seharusnya kan lebih informatif lagi,

Sama kaya sodaranya, Produk Rorec kaya suka Jiplak kemasan sama konsep skincare lain gitu, plagiat gitu dari skincare drugstore, Korea, Jepang, sampe Highend dari produk yang bahkan aku lupa namanya dan kurang hype di plagiatin juga. Bahkan Sampe mirip-mirip banget bukan sekedar DUPE doang dan ada beberapa kemasannya jadi lebih bagus.

Foto ini aku repost dari salah satu teman facebook aku yaitu Mamochi, terimakasih Mamochi telah meringankan bebanku untuk tidak edit foto.


Gila sih sampe acnes di jiplak
Evian VS Rorec tapi berubah jadi Horec, kemasannya lebih bagus lagi, ok jugha

Laneige VS Rorec

Bahkan Nivea Men juga ditiru -_-

Innisfree VS Rorec, kemasannya mirip
pernah tuh teman aku katanya beli innisfree murah
waktu datang malah Zonk

The Face Shop VS Rorec
di Tempatku banyak banget nih yang jual
harga IDR 5K

Mediheal Vs Rorec

Mediheal lagih

Clio VS Rorec
Harga Clio lebih dari IDR 200K kalo Rorec dibawah IDR 100K
itupun juga termasuk mahal
padahal harga aslinya cuma belasan rebu


Satu paket Innisfree kaya gina harganya IDR 400K lebih
Sedangkan punya Rorec aku liat cuma IDR 120K
Masih banyak lagi sih guy, tapi kan capek muat semuanya dan post kali ini bakal panjang banget.. Kalau dilihat dari sertifikat yang dimiliki oleh pabriknya sih aman - aman saja, tapi mereka tidak menerangkan apa saja ingredientnya, menurutku sih masuk " Zona Produk Abu - Abu ", mereka plagiat kemasan konsep dari brand lain. Dan satu lagi di Get Beauty banyak yang membandingkan kalau mereka ini copas diskripsi produk lain padahal ingredientsnya tidak sesuai dengan yang di klaim. 

Tapi terserah kalian aja sih untuk make ini produk atau enggak semuanya balik lagi ke kalian. 

Terimakasih sudah membaca, 
Marlina

Wednesday, July 4, 2018

Review : Naruko Purifying Clay Mask and Cleanser in 1

6:22 PM 8 Comments


hai hai hari ini aku mau review produk baru, aku mendapatkannya waktu menang giveaway, bahagia banget bisa nyobain karena aku sudah lama pengen hehe...

Nama produknya adalah Naruko Purifying Clay Mask and Cleanser in 1, ini adalah masker sekaligus cleanser. Kalian pasti ada yang merasa asing dengan Naruko, ini adalah brand kosmetik terkenal asal Taiwan dan sekarang mereka hadir di Indonesia, silahkan cek website mereka naruko.co.id. Niu Er, pendiri Naruko, telah mendapatkan popularitas di industri kecantikan karena pemahamannya tentang kebutuhan kita untuk membeli kosmetik yang terjangkau tetapi juga efektif untuk digunakan. Dia benar-benar lulus dari sekolah kedokteran pada tahun 1991.


Ingredients :
Aqua, Kaolin, Lauryl Phosphate/Polyoxyethylene (1.0) Monoakyl (C12-15)  Ethers Phosphates/Ethyhexylglycerin/Potassium Hydroxide/Dipropylene Glycol, Lauryl Glucoside, Hectorite, Glycerin, Titanium Dioxide, Zinc PCA, Phenoxyethanol, Snow Fungus Extract, Essential Oils of Tea Tree Leaf, Grapefruit, Lemon, Lime, Mentha Piperita, Spearmint, Pentylene Glycol, Glycolic Acid, Jojoba Esters, Allantoin, Menthol, Sodium Benzoate, PEG-7 Olivate, Camphor, Disodium EDTA, Tranexamic Acid, Proctone Otamine, Hydrogenated Polydecene, Iodopropynyl Butylcarbanate, Cetyl Ethylhexanoate, Retinol, Polyquaternium-51, Phospholipids, Kalanchoe Spathulata Extract, Licorice Root Extract, Scutellara alpina Flower/Leaf/Stem, Peucedanum Ostruthium Leaf Extract, Ginkgo Biloba Leaf Extract, Arteemisia Umbelliformis Extract, Calendula Officinalis Flower Extract, Chamomilla Recutita Flower Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Phytorefulin.

  1. Kaolin: Sangat efektif untuk menyerap minyak. Kaolin cukup lembut untuk kulit sensitif dan telah terbukti bahwa ia tidak menyebabkan iritasi.
  2. Snow Fungus Extract, Essential Oils of Tea Tree Leaf, Grapefruit, Lemon, Lime, Mentha Piperita, Spearmint: Sebenarnya tea tree digunakan sebagai iklan dalam produk ini, berada diperingkat ke-10. Berdasarkan apa yang aku tahu, semakin banyak bahan ditempatkan di belakang, maka persentasenya kurang, akan lebih baik jika dimasukkan dalam daftar 10 teratas. Masuk ke 10 teratas membuktikan bahwa setidaknya iklan yang ditulis oleh Naruko tidak sepenuhnya bohong. 
    tea tree itu sendiri telah terbukti menjadi obat yang efektif untuk melawan jerawat, asalkan dosisnya tepat.Dokter merekomendasikan 5% tea tree topikal untuk melawan jerawat. Tapi untuk yang tidak cocok tea tree tidak disarankan.
  3. Glycolic Acid: AHA yang paling umum, ukuran molekul terkecil; pasti lebih kecil dari asam laktat. Asam glikolat dapat bekerja mengelupas sebanyak 4 kali sedangkan pada konsentrasi 8-15 persen, biasanya ini beredar di pasaran. Hanya, karena asam glikolat bukanlah bahan aktif dalam produk ini, maka keberadaannya tidak begitu berpengaruh dalam melakukan peeling.
  4. Retinol: Bahan anti penuaan yang potensial. Tapi di sini, retinol bukanlah bahan aktif karena berada di urutan tengah.Retinol dapat bekerja secara efektif ketika memiliki konsentrasi 0,5%. 
  5. Kalanchoe Spathulata Extract, Licorice Root Extract, Scutellara alpina Flower/Leaf/Stem, Peucedanum Ostruthium Leaf Extract, Ginkgo Biloba Leaf Extract, Arteemisia Umbelliformis Extract, Calendula Officinalis Flower Extract, Chamomilla Recutita Flower Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Phytorefulin: Inilah Fakta -> ekstrak tumbuhan sering kali paling banyak digembar-gemborkan dalam pemasaran. Jika tingkat konsentrasi hanya 0,1%, fungsi tidak seefektif hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, meskipun sebagian besar ekstrak tumbuhan di sini terlihat "wow-ing", ini tidak benar-benar menambah nilai pada produk.

Naruko tidak menggunakan paraben sebagai pengawet tapi menggunakan phenoxyethanol untuk menggantikan paraben. Sebenarnya aku tidak terlalu memusingkan paraben dalam suatu produk, karena paraben berbahaya belom ada yang bisa membuktikannya. Didalam tutup produk ada terdapat segel, aku awalnya memencet produk dengan keras tapi ehh gak keluar ya, waktu dilihat ternyata ada segelnya.


Bentuknya tentu saja kaya tanah liat namanya juga Clay Mask... Warnanya putih butek dan ada micro beeds berwarna biru didalamya. Wanginya enak, seperti herbal gitu aku sih suka - suka aja.


Aku menggunakannya 2 kali dalam seminggu, kadang pakai keseluruh wajah kadang cuma daerah T zone. Caranya ratakan kewajah, setelah 5 menit rub dan massage secara perlahan lalu cuci dengan air sampai bersih.

Waktu pertama meletakkannya dikulit akan berasa dingin banget, mungkin micro beedsnya itu yang bikin dingin, gak ada rasa panas sama sekali, bikin rilex. Setelah dicuci kulit berasa lebih lembut, jerawat mengering, tidak terlalu bikin wajah kering sampe ketarik pas lah dikulit kombinasi dan berjerawat ku ini, karena ini diformulasikan untuk kulit kombinasi dan berminyak. Ini adalah Clay Mask yang sering aku pakai dalam 2 bulan ini, pakai Clay mask yang lain cuma beberapa kali. Ternayata produk asal Taiwan Ok juga, gak nyesal pakainya.

Price : Harga normal adalah 150.000 tapi Naruko sering mengadakan diskon sampai 50%, sering - sering aja cek ig mereka @naruko.indonesia btw ini meraka lagi diskon dan harganya jadi 75.000 aja.

Repurchase? Yes... aku bakal beli lagi kalau ini habis, dan jujur aku sangat tertarik dengan tonernya

Rating : 5/5

Translate

Total Pageviews